Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 September 2014

fall in love (5)

Kepadanya yang aku tunjuk dalam sebuah diam, iya dia, Kau tahu itu siapa
Orang bijak menasihatiku, harapkanlah hal-hal baik yang terjadi, dan aku baru saja mempraktekannya
Sisanya adalah kepunyaanMu

Rabu, 03 September 2014

Bingung

Aku sedang butuh terang, sedikit saja Tuhan
Gelap ini terasa amat mencekam

Aku sedang butuh lega, khawatir ini menyesakkan dada

Aku sedang butuh jawaban, sudah banyak pertanyaan dan permintaan diajukan

Aku sedang butuh Engkau,

Aku dulu butuh Engkau

Sekarang aku butuh Engkau

Dan besok pun begitu

Ralat bukan sedang.... aku selalu butuh Engkau


Senin, 07 April 2014

Hebat itu

Nanti, ya nanti ketika aku sudah berkeluarga aku mau anakku jadi manusia yang hebat.

Hebat karena dia adalah seorang pekerja keras yang pantang menyerah. Hebat karena kerendah hatiannya. Hebat karena kesantunannya dalam memperlakukan orang lain. Hebat karena kebersahajaannya. Hebat karena cintanya kepada keluarga dan sesama. Hebat karena kepribadiannya. Hebat karena pelukan hangatnya. Hebat karena hormatnya kepada orang tua. Hebat karena ide - ide cemerlangnya, dan terutama diatas segala kehebatan seorang manusia aku ingin dia jadi hebat karena cinta luar biasanya kepada Tuhan sang maha segala.

Dia akan jadi anak yang hebat dan kuat.

Dan dia akan menjadikan dunia jauh lebih ramah bagi para penghuninya.




Senin, 20 Januari 2014

Doa buat Ema

Sedang bergulat dengan kekhawatiran

Dear Tuhan,
Tolong beliau.


*Cijantung, 20 Januari 2014, semalam ema (nenek) masuk rumah sakit, dan saat ini sedang dalam antrian masuk icu. Get well (really) soon ema....

Selasa, 03 Desember 2013

How great thou art

Dear Tuhan,

Sampai kapan pun itu Bapa, untuk hari ini dan esok hari, bahkan untuk waktu yang sudah berlalu, tidak pernah sekalipun terbersit untuk mendebat keberadaanMu.
Sejauh apapun itu Tuhan, bahkan ketika sejengkal pun terasa amat berjarak.... aku sadar sepenuh hati kalau Engkau tak jauh dari denyutan nadi.
Indah, semuanya, bahkan bila detik ini yang dirasa adalah duka, pada akhirnya yang ada adalah indah.

Seberapa banyak yang bisa manusia kembalikan pada Tuhannya, tidak pernah terbayar lunas, karena nyata Engkau selalu memberi lebih dari yang diminta.

Maka yang ada cuma ini..... terima kasih teramat banyak dan meluap untuk semuanya.

-Anak Mu-

Senin, 02 Desember 2013

Hujan dan aku

Sore ini hujan lagi. Hujan, angin dan petir silih berganti berebut tempat, bersaing dan pada akhirnya bersatu melawan tenang dan hangat yang seharusnya.
Entah kenapa selalu ada perasaan berbeda sewaktu hujan turun, sendu mungkin seperti itu.
Aku selalu takut pada hujan yang berkompromi dengan angin dan gelegar petir. Bahkan sekalipun aku ada diruangan, seperti saat ini...

Selalu ada doa, ya Tuhan lindungi aku dan setiap orang yang aku sayangi .... entah kenapa selalu ada doa itu
Selalu ada kekhawatiran sewaktu hujan seperti itu datang.

Tapi perlahan, hingga akhirnya hujan pun berhenti dan pekatnya langit tersingkir, hingga yang tersisa hanya sejuk, saat itulah ada tenang mendalam.

Cijantung kemarin hujan, sekarang pun juga ....

mendung dari ruang kerjaku

Selasa, 26 November 2013

Aku, pagi dan Penciptaku

Ini tentang aku, Engkau dan pagi
Ini tentang aku yang selalu merindukan pagi dan kadang membenci siang yang lama berjalan
Ini tentang aku yang adalah ciptaanMu, yang terseok seok mencari apa tujuanku
Ini aku, anakMu, dan tempatku menjejakkan hidup

Ini tentang aku, hariku, hidupku yang adalah ciptaanMu.

Tuhanku,
Bertanyalah aku pada diriku, kemana hilangnya harap yang sejuta dan setinggi itu
Bertanyalah aku pada diriku, mengapakah terganti dengan realistis yang nyatanya adalah pesimis
Bertanyalah aku pada diriku, harus bagaimanakah aku

Tuhanku,
Maka aku kembalikan padaMu, segala yang seharusnya berpangkal padaMu
Dan maka aku menyerahkan segala akhir padaMu
Karena aku masih teringat akan janjiMu, Kau tak akan tinggalkanku

Dari anakMu, Bapa jangan lupakan aku ....




Jumat, 25 Oktober 2013

Iman Pagi

Dear Tuhan,
Aku minta iman, yang besar, hingga mampu memindahkan gunung.
Singkat bukan Tuhan dan aku perlu.
Dunia dan segala penghuninya terlalu kejam kalau hanya mengandalkan seorang diri.
Dan aku tak mampu....

Aku minta iman, yang besar, yang mampu mengguncangkan duniaku.
Singkat bukan Tuhan dan aku perlu ....

-AnakMu-

Selasa, 06 Agustus 2013

Home Sweet Home

Rumah itu bukan sekedar seberapa mewahnya, bukan pula seberapa besarnya dan juga bukan seberapa banyak harta yg ada didalamnya.
Rumah itu tentang seberapa hangat orang-orang didalamnya :)

Entah kenapa pengen nulis ini, tiba-tiba aja terlintas dipikiran. Ada apa dengan rumah? Kayaknya sih lantaran udah 3 hari ini aku tinggal dirumah baru (baca : kontrakan).

Pengen sih punya rumah permanen jadi ga perlu rempong pindahan, ga perlu pusing nyari kontrakan. Suatu hari nanti, aku sih imanin dengan sangat supaya terjauh dari  kutuk mengembara aliasnya ya punya rumah sendiri yg layak di ibukota, tapi nabung dulu :))

Oiya, setidaknya udah 2x aku pindah kontrakan, pertimbangannya ya karena harga, luas bangunan dan lokasi. Nah rumah kontrakanku yg sekarang ini emang sih lebih mahal (2 digit boo) tapi untungnya bisa dicicil 2x dan untungnya lagi rumahnya lebih luas, dan untungnya lagi ga jauh dari jalan raya. Tuh coba liat aku beruntung kan hehee.

Rumahnya punya orang Bali, kata tetanggaku, orang2 yg sebelumnya ngontrak disana taun depannya punya rumah sendiri, wahh rumah pembawa berkah ya.. Puji Tuhan deh kalo beneran begitu :)

Emang sih situasi finansial lagi rada seret lantaran pindahan berdekatan dengan lebaran, tau kan lebaran itu pengeluarannya menggila. Aku ga ngerayain lebaran tapi aku bersenang-senang pas lebaran. Mudik terus ketemu keluarga besarku yg agamanya beraneka ragam :)

Mudik berarti harus siapin dana buat beli tiket PP Jakarta - Cirebon dan sebaliknya, perlu juga siapin uang buat beli oleh2, terus buat jajan disana karena kan ga mungkin pake uang ibuku kan, kan udah gede masa masih minta dijajanin :)

Seret dompet ga pa pa kan sifatnya cuman sementara yg penting bahagianya ga ikutan seret. Kalo pas lagi seret dompet kayak gini, entah kenapa selalu ada keyakinan bahwa Tuhan akan-pasti-sudah mencukupi. Selalu muncul keyakinan bahwa dalam setiap keseretan saat itu juga ada kelegaan. Pasti uangnya cukup. Seperti hari-hari sebelumnya, Tuhan sering sekali menaburkan serbuk ajaibnya ke-aku dan taraaaaa jadilah yg ajaib2 itu.

Tuhan tahu aku tuh penggila keajaiban, jadi Dia sering kali nunjukkin hal-hal kayak gitu ke-aku. Kayak anak kecil ya, gapapa aku mau jadi seperti itu, penggandrung keajaiban dan mujizat dan juga penikmat keajaiban dan mujizat.

Wah jadi kemana-mana yaa padahal awalnya pengen cerita soal rumah hehee. Btw aku belum cerita ya kalo sebelumnya setidaknya 9 tahun di masa aku tumbuh aku juga tinggal nomaden, pindah2 dari 1 rumah kontrakan ke kontrakan lainnya. Aku sih yakin bukan karena alasan ekonomi sampai papaku memutuskan buat hidup nomaden padahal kalo yg aku liat sih uang cukup. Rumah kontrakan kami bukan rumah besar dan mewah tapi buatku itu 'lebih dari sekedar mewah'. Bahagia, hangat. Aku mau punya rumah yg hangat kayak rumah masa kecilku, rumah yg penghuninya akan saling mengkhawatirkan kalau salah satunya terlambat datang, yg penghuninya saling tertawa ketika satu orang bahagia, yg penghuninya turut sedih ketika salah satu penghuninya menangis, yg saling bercengkrama disatu meja, yg hangat.





*Pict : www.cse.org.uk

Rabu, 19 Juni 2013

Amin

Pagi
Biru
Matahari
Emas
Harapan
Kasih

Semua yang baik, semua yang hebat, semua amin untuk itu.

Dear Tuhan, dengarkanlah ini.

Jumat, 31 Mei 2013

Feeling Good

Genap 31.
Selamat hari baru.


Birds flying high; You know how I feel
Sun in the sky; You know how I feel
Breeze driftin' on by; You know how I feel
It's a new dawn 
It's a new day
It's a new life 
for me
And I'm feeling good

............

That's what I mean
And this old world is a new world
And a bold world
For me

..............

I'm feeling good
I feel so good
I feel so good

~ Michael Buble~

Kamis, 30 Mei 2013

Terima Kasih Karena Sudah Dan Akan Selalu Ada

Meminta dan lalu menerima banyak, selalu begitu
Meratap miskinnya diri tanpa kekayaan dari Sang Pemberi
Bersedih untuk kasih yang tidak pernah disadari
Menagih untuk janji yang selalu ditepati
Menjadi malu karena apalah aku

Tidak ada yang terlalu jauh untuk diraih
Tidak ada yang terlalu tinggi untuk digapai
Tidak ada yang terlalu besar untuk digenggam
Selalu cukup dan tidak pernah kurang

Melihat dari sisi yang dewasa
Bahwa semuanya sudahlah ada

Membolak-balik buku ajaib
Tersihir oleh kata-kata bijak
Terjebak dalam tenang yang dalam

Dan terima kasih Tuhan untuk banyak waktu yang masih tersisa
Terima kasih untuk tangan hangat yang selalu ada
Terima kasih untuk kaki kuat yang siap menjejak
Terima kasih untuk harapan yang selalu tersedia
Terima kasih untuk tawa
Terima kasih untuk luka

Dan terima kasih untuk menjadi Bapa.


Lilin Tanggal 31

Tiup lilinnya dan ucapkan permintaanmu :

Genapkan setengah hatiku pada Mu dan lengkapkan yang seharusnya satu.

Aku tahu Kau tahu melebihi yang aku tahu

Semoga ada amin yang terselip dari titahMu.

Selamat ulang tahun, untukku.

"Every year on your birthday, you get a chance to start new"
Sammy Hagar


*Pict : www.booksicals.com 

Kamis, 23 Mei 2013

My only one

Hp-ku yg cuman satu-satunya itu udah ga bisa di-cass lagi :( , ya Tuhan semoga kartu kreditnya di approved jadi bisa beli yg baru, amin.

Rabu, 22 Mei 2013

Menuju tgl 31

Dear Tuhan,
Apa yg akan Kau beri untuk tgl 31 nanti?
Aku sudah minta dan sedang belajar untuk percaya

-AnakMu-

Kamis, 16 Mei 2013

Doa yang selalu diulang

Dan hari ini, ku ulangi lagi doa ini :

Seperti hari - hari yang lalu, bersandar sepenuhnya pada Mu
Membandingkan diri lemahku pada rumput, bunga bakung dan burung - burung
Adalah janji Mu yang selalu terngiang
Bahwa hanya Kau saja yang menjaga semua dan mencukupinya
Dear Tuhan, ini iman





*Pict : glimpsesofcreation.blogspot.com

Rabu, 16 Januari 2013

Dance with my father

Kemarin ibu temanku meninggal, dan sekarang sekilas rindu terbayang, rindu untuk ayah yg sudah lama berpulang. Kian hari kian terlupa, dan dukanya kian ringan, tapi rasa sayangnya menetap tak berkurang.

" If I could get another chance
Another walk
Another dance with him
I'd play  a song that would never ever end
How I'd love love love
To dance with my father again "


Tidak, tidak ada 1 dansa pun terjadi antara aku dan ayahku, 
tidak pernah ada momen - momen seperti itu. 

Tapi kami tertawa bersama, makan bersama, jalan-jalan bersama. 

Tidak pernah ada dansa antara aku dan ayahku.

Tapi ada rasa khawatir yang amat sewaktu hujan lebat dan angin kencang, dan ayahku masih ditempat kerjanya, ada rasa senang tak terkira waktu mendengar deru motornya mendekati rumah, ada rencana jahil untuk bersembunyi dibalik pintu dan mengagetkannya, ada banyak cerita terlontar darinya, ada banyak tawa dibagi bersamanya.

Tidak akan pernah ada dansa antara aku dan ayahku.

Tapi ada doa paling tulus darinya untukku, 
untuk hidupku, untuk bahagiaku.

pict taken from www.kootation.com 

===========

PS : Dimasa depan, anak-anakku akan berdansa dengan ayahnya :)